22nd October 2014

Cerpen Horor

Cerpen Horor. Berikut ini kami tampilkan informasi terkait Cerpen Horor yang anda cari. Namun bila ternyata artikel atau cerita Cerpen Horor yang anda temukan tidak sesuai, silahkan anda gunakan pencarian ulang Cerpen Horor menggunakan form pencarian di bawah ini untuk hasil yang lebih akurat.

Cerita Dewasa
Kumpulan Cerita Horor: Misteri Burung Hantu Jadi-jadian

Kabar tentang burung hantu jadi-jadian yang muncul di setiap malam semakin ramai diperbincangkan. Di setiap rumah, warung, pos ronda, sawah, empang, bahkan sudah menyebrang ke beberapa desa tetangga. Konon menurut cerita para saksi, burung ini sering muncul dan bertengger diatap rumah orang hamil, atau di batang pohon yang menghadap rumah orang hamil. Selain itu, burung ini juga sering muncul dan berjalan-jalan di teras rumah penduduk. Dan yang…

Cerpen Bobo: Asyiknya Berbagi

“Kak Ita, boleh ‘nggak pinjam pulpennya, satu. Punyaku tintanya habis,” Ully merayu kakaknya. Ita menggeleng. “Aku juga mau pakai.” “Kak Ita, kan, sedang menggambar.” “Memang. Tapi besok aku ada ulangan. Kalau tintanya habis saat sedang ulangan, bagaimana?” “Yaa… Kak Ita. Pinjam sebentar, soalnya tanggung, aku sedang menyalin. Nanti malam pasti aku ganti dengan bolpen baru,&#…

Cerpen Bobo: Pangeran Bertopeng

Di sebuah desa, hiduplah tiga pemuda kakak beradik. Rommy, Edward dan Albert. Edward dan Albert sangat tampan dan gagah. Sangat berbeda dengan kakak sulung mereka yang berwajah seram. Kedua pemuda ini sering mengejek kakak mereka. Suatu hari, Rommy tidak tahan lagi mendengar ejekan-ejekan itu. Ia mendatangi ibunya dan mencurahkan kesedihannya, “Bunda, mengapa wajahku tak setampan kedua adikku? Aku tak tahan melihat orang-orang yang ketakut…

Cerpen Bobo: Nenek Jingga

Nenek Jingga adalah tetangga baru yang menempati rumah di depan rumah Asti. Wajahnya sudah sangat keriput, dengan mata yang menyeramkan seperti nenek sihir di film film horor.Asti sering bergidik melihatnya. Setiap kali bertemu di depan rumah Asti langsung berlari kencang menghindar. “Aku takut Bun!” keluhnya pada Bunda yang menegur sikapnya, “Nenek itu seram sekali wajahnya..” “Bukan seram,Asti..itu karena nenek sudah tua jadi wajahnya berker…