31st October 2014

Si Kancil Mencuri Timun

Si Kancil Mencuri Timun. Berikut ini kami tampilkan informasi terkait Si Kancil Mencuri Timun yang anda cari. Namun bila ternyata artikel atau cerita Si Kancil Mencuri Timun yang anda temukan tidak sesuai, silahkan anda gunakan pencarian ulang Si Kancil Mencuri Timun menggunakan form pencarian di bawah ini untuk hasil yang lebih akurat.

Cerita Dewasa
Si Kancil Mencuri Timun

…berdasar bau-bauan. Sebuah keahlian yang berguna untuk melacak pencuri. Bisa bermanfaat untuk membuktikan bahwa Kancil tidak bersalah. Sang Kancil menceritakan bahwa dirinya tidak mencuri. Dimintanya Anjing Gembala memeriksa apakah timun tidak dicuri lagi setelah dirinya ditangkap. Bila timun masih dicuri, berarti bukan dirinya yang mencuri. Untunglah Anjing Gembala bersedia memenuhi permintaan Sang Kancil setelah dipuji-puji bahwa Si Anjing Gem…

Cerita Rakyat Bahasa Jawa: Timun Emas

Jaman biyen kuna, urip sejodo lanang wadon sing dadi petani. Urip ing desa cepake hutan lan uripe bagyo, nanging durung diwei mongmongan yaiku durung diwei anak. Saben dina ndonga marang sing Maha Agung njaluk diwei anak. Sawiji ning dina ana raksasa liwati omahe lan rungu dongane , banjur raksasa aweh wiji timun. “Tanduren wiji kui, mengko arep olih anak wadon,” omonge raksasa karo pasangan mau. “Nanging ana syarate. Umpama um…

Si Kancil Kena Batunya

Angin yang berhembus semilir-semilir membuat penghuni hutan mengantuk. Begitu juga dengan Si Kancil. Untuk mengusir rasa kantuknya ia berjalan-jalan di hutan sambil membusungkan dadanya. Sambil berjalan ia berkata, “Siapa yang tak kenal Kancil. Si pintar, si cerdik dan si pemberani. Setiap masalah pasti selesai olehku”. Ketika sampai di sungai, ia segera minum untuk menghilangkan rasa hausnya. Air yang begitu jernih membuat Kancil d…

Cerita Anak – Surat Misterius

…dalam tas sekolahnya. Seperti keempat surat sebelumnya, surat ini berisi perbuatan nakal yang dilakukannya. Tadi siang, dia mengendap-endap masuk toko Pak Rahman dan mencuri sebatang cokelat kesukaannya. Iseng betul sih si penulis surat misterius ini. Misterius? Ya, karena tidak ada nama si penulis di surat tersebut. “Tapi kok dia bisa tahu apa yang kulakukan ya?”, pikir Dodi. Dibacanya lagi kelanjutan surat itu, “Ingat. Ini peringatan terakhir….